Sinyal buruk rossi


 
KEPUTUSAN Valentino Rossi hijrah ke Ducati semakin menuai tanda tanya besar. Pasalnya, ada indikasi besar dia tidak mampu tampil maksimal di musim baru nanti. Ya, itu berkaca pada performa The Doctor di Sepang. Rossi tampil jauh dari harapan. Dalam dua kali ujicoba pada awal dan akhir Februari dia hanya meraih hasil terbaik di posisi kesembilan. Alibi utama yang dikemukakan atas penampilan buruk tersebut adalah problem adaptasi. Mungkin bisa dibilang sebagai alasan klasik, tapi fakta kalau motor Ducati memang sulit dikendalikan terutama oleh pembalap baru juga tidak dapat dipungkiri. Cedera bahu yang sempat membekapnya juga menjadi perkara tambahan. Rossi mengaku belum bisa leluasa bergerak karena kerap merasakan nyeri pascaoperasi yang djalaninnya pada penghujung tahun kemarin. Yang jadi pertanyaan sekarang, apakah segala kendala itu akan membuat Rossi pasrah? Pencinta MotoGP, khususnya pendukung setianya tentu tidak berharap demikian. Sebagai sosok bermental juara, Rossi diharapkan mampu bangkit dan menjawab tantangan. Apalagi, kubu Ducati telah memberikan dukungan penuh terhadapnya. Upaya nyata pabrikan asal Italia membantu pembalapnya adalah dengan terus melakukan pengembangan terhadap motor teranyar, Desmosedici GP11. Tidak hanya melalui data-data balapan Rossi dan Nicky Hayden, Ducati juga terus melakukan ujicoba berkala bersama test rider Franco Battaini. Salah satunya pada pekan lalu di Jerez. Battaini yang dikawal langsung oleh bos tim Filippo Preziosi melakukan tiga kali ujicoba. Fokus utama ialah menguji serta mencari solusi atas masalah keseimbangan serta kecepatan Desmosedici GP11. Selama ini Rossi dan Hayden memang terus mengeluhkan stabilitas motor. Mereka menilai Desmosedici GP11 masih terlalu liar sehingga sulit mencari titik temu antara keseimbangan dengan laju. Walaupun bisa menjadi patokan, namun hasil ujicoba tersebut tetap belum mutlak. Besar harapan Rossi bisa bangkit jika kondisi motor dan bahunya membaik dalam waktu sebulan terakhir.(msy)

0 komentar:

Posting Komentar