Akhir tahun 2007 lalu Valentino Rossi membuat keputusan yang mengejutkan dengan memutuskan berganti merk ban dari Michelin ke Bridgestone. Rossi menganggap Michelin kurang cocok dengan karakter motor 800cc serta sudah tidak mampu kompetitif pasca diberlakukannya regulasi pembatasan jumlah penggunaan ban.Awalnya keputusan itu dianggap banyak pihak sebagai upaya mencari ‘kambing hitam’ atas kekalahan The Doctor atas Casey Stoner di musim 2007. Bridgestone sendiri sempat dikabarkan keberatan mensuplay ban untuk Rossi namun kemudian ‘mengalah’ setalah Dorna turun tangan.
Kenyataan kemudian Rossi berhasil kembali meraih mahkota juara dunia 2008 membuat pandangan miring itu mulai sirna. Sebelum musim 2008 berakhir, Dani Pedrosa ikut beralih dari Michelin ke Bridgestone.

Akhirnya, musim berikutnya FIM dan Dorna memutuskan pabrikan ban asal Jepang itu sebagai pemasok tunggal di kelas MotoGP mulai musim 2009. Hingga musim 2011 ini regulasi single suplier tyre itu masih berlaku.
Mungkin atas dasar sejarah itu, Bridgestone kemudian memilih Rossi sebagai konsultan untuk mempromosikan kampanye “passion for motorcycling for users and enthusiasts all over Europe.”
Rossi akan mengevaluasi kinerja ban, khususnya untuk sportbike, racing dan sport touring. Sementara pihak Ducati beserta sponsor-sponsornya (selain Bridgestone) sama sekali tidak terlibat.
“Valentino Rossi adalah duta besar bagi grup kami,” kata Takashi Tomioka, Wakil Presiden Senior penjualan dan pemasaran untuk Bridgestone Eropa.
“Berkat saran dari pembalap sepeda motor terbesar sepanjang masa, kita dapat memastikan ban Battlax baru terbaik untuk motor jalan raya”, lanjut Tomioka.





0 komentar:
Posting Komentar