Yamaha Lebih Harmonis

PhotobucketJerez - Yamaha tak merasa kehilangan meski ditinggal pembalap utamanya, Valentino Rossi, hengkang ke Ducati. Malah, pabrikan berlogo tiga garpu tala itu merasa lebih bersatu.

Sebagai pengganti Rossi Yamaha merekrut pembalap asal AS Ben Spies. Kedatangan Ben Spies diharapkan meredakan persaingan internal yang sudah menjadi rahasia umum antara Rossi dan Lorenzo.

Pabrikan asal Jepang itu tak pernah kehilangan gelar sejak 2007 dan mantan juara dunia Superbike itu yakin bisa berbicara dengan nyaman dengan Lorenzo mengenai pengembangan YZR-M1.

“Saya rasa tim ini akan berbeda dengan musim lalu dan akan ada lebih banyak kerja sama untuk mengembangkan motor dan itu yang penting,” ujarnya seperti dirilis Motorcycle News.

“Saya sudah katakan itu kepada Lorenzo dan saya yakin dia akan terbuka. Di trek dia adalah orang pertama yang ingin Saya kalahkan tetapi jika kami bisa membuat motor kami lebih baik bersama-sama maka itu akan membantu baik saya dan dia.”

“Kami harus bisa menemukan keseimbangan dalam kerja sama untuk membuat motor kami lebih baik dan bersaing dengan lebih sengit. Kalau sudah balapan, semangat saya untuk mengalahkannya tidak akan berbeda seperti musim lalu,” ujar mantan pembalap Yamaha Tech 3 itu.

Sementara itu, bos tim Lorenzo, Wilco Zeelenberg, mengatakan hubungan Lorenzo dengan Spies akan lebih harmonis dibandingkan dengan Rossi, meski dalam saat yang bersamaan ia menegaskan tak ada masalah antara timnya dengan tim Rossi.

0 komentar:

Posting Komentar