Dani Pedrosa sudah bisa kembali membalap di lintasan Mugello pada seri lalu.setelah ia mengalami insiden dengan Super sic di Le mans Prancis yang membuatnya cidera.
Pada saat itu sebelum sesi konperensi pers MotoGP Italia,terlihatlah Pedrosa, Stoner dan Spies merapat ke tembok.
muncullah Simoncelli dari sisi kiri Pedrosa kemudian mengulurkan tangan untuk berdamai pasca insiden keduanya di Le Mans Prancis.
Namun Pedrosa enggan menyambut uluran tangan super sic,malahan ia sibuk embenahi letak kacamata yang bertengger di atas topi yang sedang ia kenakan.
Cesey Stoner dan ben spies mengomentari penolakan ajakan salaman Dani Pedrosa dari Marco Simoncelli yang menyaksikan langsung kejadian tersebut.
"Aku pikir alasan Dani menolak bersalaman adalah karena Marco tak mau mengakui kalau ia melakukan kesalahan. Aku pikir jika Marco mengakui ia sudah berbuat salah maka Dani akan menerimanya," nilai Stoner di MCN.
"Tapi dengan Marco terus mengatakan dirinya tidak bersalah, aku paham benar dengan reaksi Dani," lanjut Stoner yang rekan setim Pedrosa di Honda.
Sementara itu Pembalap Yamaha Ben Spies bersikap lebih diplomatis Ia berusaha memahami kejadian tersebut dari sudut pandang Simoncelli dan Pedrosa.
"Aku bisa memahami semua reaksi mengenai apa yang terjadi di Le Mans. Yang bisa aku katakan soal Simoncelli adalah ia berkendara dengan sepenuh hati dan ia berkendara dengan sengit."
"Aku pikir ia tahu kesalahan yang sudah ia perbuat dan ia menuai kritik deras karenanya, dan aku juga bisa memahami kenapa Dani marah. Aku tidak membela siapapun, tapi aku bisa memahami kenapa banyak yang kesal," papar Spies.





1 komentar:
http://i56.tinypic.com/2hn9aip.jpg Happy Sunday dear friend. Hugs
Posting Komentar